"Apakah nanti jadi berkurang? Nah, ini belum tentu. Kenapa? Karena sifatnya lahan gambut, nanti ketahuannya setelah sebagian dipadamkan, dilakukan lagi patroli dari hasil satelit Kementerian Kehutanan dan BMKG, hotspot, itu kita patroli. Baik lewat udara maupun darat, ketahuanlah titik kebakaran, fire spot," ucap dia.
Menurutnya, titik api yang sebelumnya telah berhasil dipadamkan juga berpotensi kembali membara. Karena itu, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
"Nah, dari fire spot itu mudah-mudahan turun, tapi kadang-kadang juga bisa naik. Kenapa? Karena ada titik api yang baru, atau yang kebakaran kemarin yang sudah padam itu membara lagi," sambungnya.
BNPB bersama instansi terkait pun terus melakukan pemantauan secara berkala. Patroli dilakukan melalui udara maupun darat dengan mengacu pada hasil pemantauan satelit dan informasi hotspot untuk memastikan tidak ada titik api baru yang kembali muncul.