BNPB Ungkap 72.008 Hektare Lahan Gambut di 6 Provinsi Terbakar, 98 Persen Telah Padam

Danandaya Arya Putra
Kepala BNPB Suharyanto. (Foto: Danandaya Arya Putra)

"Apakah nanti jadi berkurang? Nah, ini belum tentu. Kenapa? Karena sifatnya lahan gambut, nanti ketahuannya setelah sebagian dipadamkan, dilakukan lagi patroli dari hasil satelit Kementerian Kehutanan dan BMKG, hotspot, itu kita patroli. Baik lewat udara maupun darat, ketahuanlah titik kebakaran, fire spot," ucap dia.

Menurutnya, titik api yang sebelumnya telah berhasil dipadamkan juga berpotensi kembali membara. Karena itu, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

"Nah, dari fire spot itu mudah-mudahan turun, tapi kadang-kadang juga bisa naik. Kenapa? Karena ada titik api yang baru, atau yang kebakaran kemarin yang sudah padam itu membara lagi," sambungnya.

BNPB bersama instansi terkait pun terus melakukan pemantauan secara berkala. Patroli dilakukan melalui udara maupun darat dengan mengacu pada hasil pemantauan satelit dan informasi hotspot untuk memastikan tidak ada titik api baru yang kembali muncul.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 jam lalu

Karhutla Landa 458 Hektare Kawasan IKN, Pemadaman Masih Berlangsung

4 jam lalu

Kapolri Lapor ke Prabowo: 8 Korporasi Diusut terkait Kasus Karhutla, 138 Orang Tersangka

4 jam lalu

Prabowo Minta Armada Penanganan Karhutla Ditambah: Lebih Baik Lebih daripada Kurang

4 jam lalu

Prabowo Bakal Kerahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Atasi Karhutla, Bisa Tampung 10 Heli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal