Bonatua Tanya Nama Gibran ke Satpam di Singapura, Andi Azwan Ngakak: Ya Mana Kenal

Zakky Mubarok
Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi (kanan) dan Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara, Andi Azwan (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menjelaskan soal penelitiannya terkait pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Bonatua mengaku memakai metodologi kebijakan publik dalam risetnya.

Bahkan, Bonatua turut ke Singapura, negara tempat Gibran disebut-sebut menyelesaikan pendidikan setara SMA dan S1. Bonatua turut mendatangi Orchid Park Secondary School.

Bonatua mengaku mengetahui bahwa sekolah itu jika di Indonesia ibarat pendidikan SMP plus kelas 1 atau kelas 10 SMA.

"Saya tanya, boleh nggak dari sini langsung kuliah? Boleh tapi ke politeknik, nggak boleh ke university," kata Bonatua dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Ada Pasal Selundupan di Kasus Ijazah?’ di iNews, Selasa (27/10/2026).

"Nah, artinya kalau dia di situ saya bayangkan dia itu adalah kelas 10. Begitu kelas 10 dia langsung ke UTS ke university teknologi sini. Artinya ada dilompatin yang namanya kelas 11 dan 12," ujar Bonatua.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
10 jam lalu

Gugatan Suket Pendidikan Gibran Dicabut, Praktisi Hukum: Penggugat Yakin Kalah

11 jam lalu

Ade Darmawan Sebut Denny Indrayana Politisasi Hukum usai Cabut Gugatan di PTUN 

12 jam lalu

Pengacara Beberkan Alasan Mercy Sihombing Cabut Gugatan Ijazah Gibran di PTUN

8 jam lalu

Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit RI soal Karhutla, Rosan Pastikan Investasi Tetap Terbuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal