BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya

Anggie Ariesta
BPS mencatat inflasi Agustus 2026 mencapai 3,19 persen secara tahunan, meningkat dibanding Agustus 2025 sebesar 2,31 persen. (Foto: Ilustrasi/Dok. SINDOnews)

"Komoditas dengan andil inflasi terbesar pada kelompok tersebut terutama daging ayam ras, ikan segar, minyak goreng, beras, sigaret kretek mesin atau SKM, cabai rawit, daging sapi, sigaret kretek tangan atau SKT, sigaret putih mesin atau SPM, dan juga cabai merah," tuturnya.

Selain kelompok makanan, minuman, dan tembakau, inflasi juga didorong kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 9,25 persen secara tahunan dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,63 persen.

"Inflasi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya terutama terjadi pada komoditas emas perhiasan. Yang ketiga, kelompok pengeluaran transportasi juga mendorong inflasi," ucapnya.

Sementara, kelompok transportasi mengalami inflasi sebesar 4,79 persen secara tahunan dengan andil sebesar 0,58 persen. Inflasi kelompok ini terutama didorong oleh kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara, pelumas atau oli mesin, sepeda motor, dan mobil.

Berdasarkan komponennya, seluruh komponen mengalami inflasi secara tahunan pada Agustus 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

BPS Jelaskan Arti Desil DTSEN: Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga

3 hari lalu

Marak Temuan Desil Tak sesuai Kondisi Warga, DPR Desak BPS Evaluasi Pendataan

4 hari lalu

Ini Penjelasan Kepala BPS soal Heboh Tukang Becak di Kulonprogo Masuk Desil 9

5 hari lalu

Kemenkeu soal Anggaran BPS Hampir Rp7 Triliun: Bukan Khusus DTSEN dan Sensus Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal