BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya

Anggie Ariesta
BPS mencatat inflasi Agustus 2026 mencapai 3,19 persen secara tahunan, meningkat dibanding Agustus 2025 sebesar 2,31 persen. (Foto: Ilustrasi/Dok. SINDOnews)

Komponen inti mengalami inflasi sebesar 2,92 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 1,87 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil antara lain emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, pelumas atau oli mesin, serta laptop atau notebook.

Sementara itu, komponen harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 3,32 persen dengan andil sebesar 0,65 persen.

Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi pada komponen tersebut yakni bensin, tarif angkutan udara, sigaret kretek mesin (SKM), dan bahan bakar rumah tangga.

Adapun komponen harga yang bergejolak mengalami inflasi sebesar 4,06 persen secara tahunan dengan andil sebesar 0,67 persen.

Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi komponen harga bergejolak antara lain daging ayam ras, beras, cabai rawit, daging sapi, dan cabai merah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

BPS Jelaskan Arti Desil DTSEN: Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga

3 hari lalu

Marak Temuan Desil Tak sesuai Kondisi Warga, DPR Desak BPS Evaluasi Pendataan

4 hari lalu

Ini Penjelasan Kepala BPS soal Heboh Tukang Becak di Kulonprogo Masuk Desil 9

5 hari lalu

Kemenkeu soal Anggaran BPS Hampir Rp7 Triliun: Bukan Khusus DTSEN dan Sensus Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal