BPS Jelaskan Arti Desil 1-10 di DTSEN, Bukan Cuma Berdasarkan Penghasilan

Anggie Ariesta
BPS menjelaskan desil 1-10 dalam DTSEN sebagai peringkat kesejahteraan relatif yang ditentukan dari berbagai kondisi sosial ekonomi, bukan hanya penghasilan. (Foto: Istimewa)

Sejumlah indikator yang diperhitungkan antara lain kondisi hunian, sumber air bersih, bahan bakar memasak, kepemilikan aset, pola konsumsi listrik, tingkat pendidikan, pekerjaan, status kesehatan, hingga keberadaan anggota keluarga penyandang disabilitas.

Karena menggunakan berbagai indikator tersebut, perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dapat memengaruhi posisi desil dalam pemutakhiran data.

BPS juga menekankan bahwa desil berfungsi sebagai panduan pemeringkatan bagi kementerian dan lembaga dalam menentukan prioritas program. Artinya, desil bukan merupakan daftar tetap penerima manfaat suatu program bantuan.

DTSEN Versi 3 Capai 290,13 Juta Data Individu

BPS mencatat DTSEN Versi 3 Tahun 2026 per 10 Juli 2026 telah mencakup 290,13 juta rekam data individu dan 95,98 juta rekam data keluarga.

Pemutakhiran DTSEN dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai mekanisme, mulai dari survei lapangan, data administratif pemerintah daerah, hingga mekanisme usul dan sanggah yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
11 hari lalu

BPS Ungkap Akta Kelahiran Bisa Telat 5 Tahun, Ortu Baru Urus saat Anak Mau Sekolah

12 hari lalu

BPS Ungkap 6 Persen Anak Belum Punya Akta Kelahiran, Terbanyak di Papua dan NTT

12 hari lalu

Survei BPS Ungkap Daerah Paling Melek Keuangan di RI, Ini Provinsi Paling Tinggi

17 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal