BPS Ungkap Akta Kelahiran Bisa Telat 5 Tahun, Ortu Baru Urus saat Anak Mau Sekolah

Yuwantoro Winduajie
Ilustrasi akta kelahiran anak di Indonesia masih banyak telat dibuat orang tua. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap akta kelahiran anak di Indonesia masih bisa terlambat hingga lima tahun. Hal itu karena sebagian orang tua baru mengurus dokumen kependudukan saat anak akan masuk sekolah.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan kondisi tersebut terlihat dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2026. Kepemilikan akta kelahiran anak usia 0-17 tahun secara nasional baru mencapai 94,6 persen.

"Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional Maret 2026, BPS mencatat bahwa untuk anak usia 0 sampai 17 tahun di Indonesia yang sudah memiliki akta kelahiran itu baru sekitar 94,6 persen. Artinya masih ada sekitar 6 persenan lagi anak Indonesia yang umurnya 0 sampai 17 tahun yang belum memiliki akta kelahiran," kata Amalia dalam peluncuran Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran melalui Integrasi SatuSehat-SIAK di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Menurut Amalia, keterlambatan pengurusan dokumen kelahiran masih menjadi persoalan dalam pencatatan penduduk. Jeda antara kelahiran anak dan penerbitan akta kelahiran bahkan dapat berlangsung hingga lima tahun.

"Dari sistem statistik hayati yang dikerjasamakan antara Kemendagri dengan Kemenkes dan BPS, ternyata masih banyak time lag antara kelahiran dan pengurusan dokumen kependudukan anak," katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
19 jam lalu

BPS Ungkap 6 Persen Anak Belum Punya Akta Kelahiran, Terbanyak di Papua dan NTT

2 hari lalu

Polisi soal Temuan 995 Benda Mirip Senjata di Sekolah Jaksel: Bukan Senpi

3 hari lalu

Sekolah Harapan Ibu Jaksel Terapkan Pembelajaran Daring Sepekan Buntut Temuan 995 Senjata 

3 hari lalu

Penembakan Sekolah Thailand, Pelaku Suka Main Game Kekerasan Pelajari Serangan Serupa di AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal