BPS Ungkap Laju Pertumbuhan Penduduk RI Melambat, Ini Datanya

Rohman Wibowo
Ilustrasi laju pertumbuhan penduduk RI melambat. (Foto: iNews.id)

Namun, di balik besarnya populasi usia produktif tersebut, beban tanggungan atau rasio ketergantungan penduduk justru mulai merangkak naik. Data SUPAS 2025 mencatat rasio ketergantungan kita kini berada di angka 45,05, yang secara sederhana berarti tiap 100 orang usia produktif harus menopang beban sekitar 45 orang dari kelompok nonproduktif. 

Kondisi ini terpantau sedikit lebih berat jika dibandingkan dengan hasil Long Form SP2020 (LF SP2020) yang saat itu masih di level 44,33.

“Kita perlu hati-hati sebab angka rasio ketergantungan mulai meningkat. Indonesia masih mengalami bonus demografi, namun kita sudah memasuki fase aging population karena proporsi penduduk lansia sudah berada di atas 10 persen, tepatnya 11,97 persen” ungkap Amalia.

Dari kacamata fertilitas, angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) Indonesia saat ini terpantau semakin mendekati ambang batas replacement level di posisi 2,13, alias turun dari angka 2,18 pada pendataan LF SP2020.

Penurunan tingkat kelahiran ini secara khusus terjadi pada kelompok perempuan di usia muda, tepatnya di rentang umur 15–19 tahun serta 20–24 tahun. Di sisi lain, potret indikator kesehatan masyarakat justru memberikan sinyal perbaikan yang signifikan.

Hal ini terlihat dari angka kematian bayi (Infant Mortality Rate/IMR) yang melandai ke posisi 14,12 kematian per 1.000 kelahiran hidup, sebuah angka yang jauh lebih rendah ketimbang catatan LF SP2020. Penurunan ini bahkan menjadi pencapaian kualitas kesehatan yang semakin baik jika kita menilik data dari satu dekade belakangan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

BPS Sebut Implementasi B50 Bisa Pengaruhi Ekspor CPO di Semester II 2026

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

2 hari lalu

Neraca Dagang RI Kembali Defisit 450 Juta Dolar AS di Juni 2026

2 hari lalu

BPS Catat RI Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Makanan-Minuman dan Tembakau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal