Buron Kasus e-KTP Paulus Tannos Masih Jalani Proses Penuntutan di Singapura

Riyan Rizki Roshali
Buronan kasus korupsi e-KTP Paulus Tannos masih menjalani proses penuntutan di Singapura. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menjelaskan proses ekstradisi buronan kasus korupsi e-KTP, Paulus Tannos masih menunggu. Sebab, Tannos masih menjalani proses penuntutan di Singapura.

Menurut Setyo, penuntutan itu dilakukan otoritas Singapura untuk menentukan apakah Tannos bisa diekstradisi atau tidak.

"Karena sistem hukum yang ada di negara Singapura itu berbeda dengan kita, maka yang bersangkutan saat ini sedang dalam proses penuntutan," ucap Setyo kepada wartawan di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Meski begitu, Setyo belum bisa memastikan kapan tepatnya Paulus Tannos akan bisa dibawa ke Tanah Air. Ia hanya menjelaskan, pemerintah Indonesia telah merampungkan berkas persyaratan administrasi.

"Kan kemarin waktunya sampai tanggal 3 (Maret 2025) kan (penyerahan berkas syarat administrasi). Tapi setelah itu ada proses penuntutan, nah itu tadi karena ada sistem hukum yang berbeda," katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
9 jam lalu

KPK Lanjutkan Penggeledahan Kasus Suap HGB Bogor, Sasar Rumah Anak Buah Nusron Wahid

10 jam lalu

KPK Rampung Geledah Kantor Summarecon di Jaktim, Ini yang Disita

14 jam lalu

Nusron Wahid soal Anak Buah Kena OTT KPK: Kami Hormati Apa yang Diproses

16 jam lalu

KPK Geledah Kantor Summarecon di Jaktim Terkait Kasus Suap HGB Bogor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal