Sebagai contoh, setiap orang wajib membawa sajadah masing-masing. Jika tidak membawa sajadah, disiapkan oleh masjid sajadah dalam bentuk pelastik yang bisa dibawa pulang masing-masing.
Didik menjelaskan, salat Jumat dilakukan dua kloter masing-masing kloter hanya 50 orang dan para jamaah harus mendaftar terlebih dahulu melalui internet jika ingin salat Jumat di masjid.
“Peserta harus daftar online terlebih dahulu. Bila jumlahnya 100, berarti dua kali salat Jumat. Kalau jumlahnya 70, misalnya, 50 boleh salat Jumat, yang 20 salat lohor biasa," ucapnya.
Pendaftaran melalui internet berfungsi untuk mempermudah melakukan pelacakan tiap jamaah. Menurut Didik, dalam pendaftaran online itu terdapat kode QR, dengan memasukkan nomor telepon dan KTP.
“Jika terjadi sesuatu, otoritas bisa melacak orang tersebut, termasuk berapa kali dia salat di masjid. Akan diketahui pula pada kloter berapa yang bersangkutan mengikuti salat.
Selain itu pengawasan protokol kesehatan sangat ketat karena diawasi langsung oleh polisi. Bagi yang tidak menaati protokol kesehatan akan didenda.
"Polisi berhak memberikan denda bagi yangtidak pakai masker sebesar 250 dolar Singapura. Kalau jaraknya kurang dari 1meter, diingatkan, tapi kalau masih kedua kali, langsung 250 dolar," kata Didik.