“Cheese” Jadi Sandi Kasus Suap Lampung Tengah

Felldy Aslya Utama
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang miliaran rupiah dari OTT kasus suap di Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (15/2/2018). (Foto: Antara)

"Diduga atas arahan bupati (Bupati Mustafa) dana tersebut diperoleh dari kontraktor sebesar Rp900 juta. Sedangkan Rp100 juta untuk menggenapkan diambilkan dari dana taktis," kata dia..

Dalam komunikasi itulah muncul kode "Cheese" sebagai sandi untuk sejumlah uang yang disyaratkan agar pihak DPRD menandatangani surat pernyataan tersebut. "Jadi kode yang dilakukan itu cheese, atau keju,” katanya.  

Dia menerangkan, setelah melakukan pemeriksaan 1x24 jam dan dilanjutkan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah atau janji kepada anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah.

Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Taufik Rahman (TR) selaku Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah sebagai pemberi suap. Kemudian, Wakil Ketua DPRD J Natalis Sinaga dan anggota DPRD Rusliyanto yang disangka menerima suap.

Adapun Bupati Mustafa yang turut diamankan dalam rangkaian OTT ini hingga tadi malam masih menjalani pemeriksaan.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
1 hari lalu

KPK Periksa Nusron Wahid, Dalami Dugaan Aliran Uang ke Orang Kepercayaan

1 hari lalu

Nusron Wahid soal ke Luar Negeri saat Dipanggil KPK: Saya Menteri, Pasti Ada Izinnya

1 hari lalu

Nusron Wahid Bungkam usai Diperiksa KPK, Ajudan Sempat Halangi Wartawan

2 hari lalu

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK, Diperiksa terkait Kasus Korupsi di ATR/BPN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal