JAKARTA, iNews.id - Danantara menargetkan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi mampu menampung hingga 22.000 jemaah haji. Kapasitas itu sekitar 10 persen dari total jemaah haji Indonesia setiap tahun.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir menuturkan, pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap hingga mencapai sekitar 6.000 kamar.
Dia menjelaskan, pengembangan dilakukan melalui dua jalur, di mana jalur pertama berfokus pada optimalisasi Kawasan Thakher, sementara jalur kedua melalui partisipasi lelang lahan yang dikelola Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) untuk lokasi yang lebih dekat dengan Masjidil Haram.
"Kawasan Thakher menjadi fondasi awal karena asetnya eksisting dan siap dikembangkan, sementara pada saat yang sama kami juga masih mengikuti proses lelang RCMC untuk peluang kawasan lain yang lebih dekat dengan pusat aktivitas haji dan umrah,” kata Pandu dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).
Kawasan Thakher memiliki luas sekitar 4,4 hektare dan berjarak sekitar 2-3 kilometer dari Masjidil Haram. Saat ini, di kawasan tersebut telah beroperasi Novotel Thakher Makkah dengan kapasitas 1.461 kamar yang tersebar di tiga menara.
Selain itu, terdapat sekitar 14 plot lahan yang disiapkan untuk pengembangan lanjutan, termasuk area komersial dan pusat ritel.