"Yang kedua, apakah betul ada upaya men-donwgrade reputasi politik Saudara Gibran dan Pak Jokowi? Untuk Saudara Gibran tanpa di-downgrade sekali pun memang reputasinya masih belum layak," kata Denny.
Denny bahkan menilai Gibran seharusnya tidak dipaksakan menjadi wakil presiden. Dia juga menyinggung kelayakan Gibran ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo.
"Beliau seharusnya tidak dipaksakan menjadi wakil presiden. Bahkan untuk menjadi Wali Kota Solo pun sama-sama kita tahu masih perlu dipertanyakan kelayakannya," ujar Denny.
"Jadi tidak ada reputasi yang di-downgrade, memang belum layak untuk menjadi wakil presiden. Reputasi," sambung dia.
Sementara itu, Denny mengaku pernah memilih Jokowi dalam Pilpres 2014. Saat itu, dia menyebut dirinya diminta bersikap netral karena masih menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM.