Denny Indrayana Jawab Jokowi: Cawe-Cawe Pilpres 2024 Justru Operasi Politik

Tim iNews
Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Denny Indrayana. (Foto: iNews)

"Yang kedua, apakah betul ada upaya men-donwgrade reputasi politik Saudara Gibran dan Pak Jokowi? Untuk Saudara Gibran tanpa di-downgrade sekali pun memang reputasinya masih belum layak," kata Denny.

Denny bahkan menilai Gibran seharusnya tidak dipaksakan menjadi wakil presiden. Dia juga menyinggung kelayakan Gibran ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo.

"Beliau seharusnya tidak dipaksakan menjadi wakil presiden. Bahkan untuk menjadi Wali Kota Solo pun sama-sama kita tahu masih perlu dipertanyakan kelayakannya," ujar Denny.

"Jadi tidak ada reputasi yang di-downgrade, memang belum layak untuk menjadi wakil presiden. Reputasi," sambung dia.

Sementara itu, Denny mengaku pernah memilih Jokowi dalam Pilpres 2014. Saat itu, dia menyebut dirinya diminta bersikap netral karena masih menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
19 jam lalu

Jokowi Buka Suara soal Isu Ijazah Gibran: Ada Penumpang Gelap dan Orang Besar!

2 hari lalu

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Polemik Ijazah, Singgung Penumpang Gelap

2 hari lalu

Jokowi Duga Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

2 hari lalu

Jokowi Sebut Ada Dugaan Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal