Denny Indrayana Jawab Jokowi: Cawe-Cawe Pilpres 2024 Justru Operasi Politik

Tim iNews
Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Denny Indrayana. (Foto: iNews)

"Hanya Bapak yang ketika menjadi calon presiden memiliki relawan, ketika menjadi presiden memiliki relawan, dan setelah menjadi presiden masih punya relawan. Inilah politik relawan, bukan politik kebangsaan atau kenegaraan," lanjut dia.

Denny mengimbau Jokowi untuk kembali mengedepankan sikap kenegarawanan. Dia menyarankan Jokowi meminta Gibran mundur dari jabatan wakil presiden.

"Karena itu saya justru mengimbau kepada Bapak untuk kembali menjadi negarawan. Bagaimana caranya? yang paling tepat adalah memberi masukan kepada Ananda Gibran untuk sudahlah mundur dari posisi wakil presiden. Itu adalah tindakan negara. Itu adalah langkah yang bijak, dan itu adalah cara pertobatan bagi keluarga Solo agar tidak semakin merusak politik republik, politik Indonesia," pungkas Denny.

Sebelumnya, Jokowi menuding adanya operasi politik untuk menurunkan reputasinya dan Gibran.

“Kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi, menjadi ramai sekali. Bisa saja memang sekali lagi operasi politik untuk men-downgrade reputasi politik seseorang,” ujar Jokowi.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
19 jam lalu

Jokowi Buka Suara soal Isu Ijazah Gibran: Ada Penumpang Gelap dan Orang Besar!

2 hari lalu

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Polemik Ijazah, Singgung Penumpang Gelap

2 hari lalu

Jokowi Duga Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

2 hari lalu

Jokowi Sebut Ada Dugaan Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal