Dewan Pers: Perpres Publisher Rights Hadirkan Konten Jurnalisme yang Akuntabel

Binti Mufarida
Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers, Yadi Hendriana. (Foto: Tangkapan Layar)

Yadi mengungkapkan Dewan Pers telah menerima 3.600 aduan masyarakat terkait konten jurnalisme tak bertanggung jawab dalam lima tahun terakhir.

“Lima tahun terakhir saya bisa katakan dewan pers menerima pengaduan dari masyarakat itu sekitar 3.600 lebih gitu kan yang paling besar kemarin tahun 2023 ada sekitar 831 kasus,” kata dia.

“Dari 3.600 pengaduan itu, 60 persen itu dilakukan oleh media tidak profesional, media profesionalnya itu 40 persen jadi besar sekali ini. Jadi makanya dari sini muncullah wadah dari jurnalisme berkualitas itu, fakta yang seperti itu gitu kan,” ujar Yadi.

Dia menegaskan produk pers harus sesuai dengan kode etik jurnalistik, bertanggung jawab dan betul-betul itu bermanfaat bagi publik. 

“Nah ketika dia amplifikasi konten-konten yang tidak bertanggung jawab dan tidak bermanfaat bagi publik bahkan hoaks dan bohong, itu bukan produk jurnalistik. Faktanya memang dominasi yang dilaporkan kepada publik yang mengaku pers itu banyak sekali,” tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
10 hari lalu

Dewan Pers Nyatakan Inilah.com Langgar Kode Etik Jurnalistik soal Pemberitaan MNC Bank

18 hari lalu

Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis iNews dan 4 Wartawan yang Hilang di Selat Sunda

2 bulan lalu

Dewan Pers Soroti Ledakan Informasi di Era Digital, Banyak yang Tak Berkualitas

2 bulan lalu

Dewan Pers Terima 800 Aduan Sengketa Pers hingga Juli 2026, 454 Laporan Tuntas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal