Dipanggil Prabowo, Dirjen Bea Cukai Djaka Diminta Perketat Perbatasan Cegah Penyelundupan

Binti Mufarida
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Djaka Budhi Utama. (Foto: Binti Mufarida)

"Ya narkoba, balpres, dan sebagainya yang bentuknya terlarang ya," ujar Djaka.

Untuk memperkuat pengawasan, Bea Cukai akan menambah peralatan dan memperketat satuan tugas (satgas).

"Ya strateginya ya pasti nambah, nambah ini apa namanya, nambah peralatan, kemudian satgas diperketat, itu saja," katanya.

Khusus pengawasan lintas laut, Djaka mengatakan Bea Cukai akan memperkuat pengawasan di sepanjang Selat Malaka. Bea Cukai memiliki pangkalan sarana operasi dan lebih dari 100 kapal yang nantinya akan diberdayakan.

"Ya di sepanjang laut Selat Malaka kan kita ada pangkalan sarana operasi kan, di situ kita ada beberapa, ada sekitar hampir seratus lebih kapal ya, nanti kita akan, akan berdayakan semua. Tapi semuanya itu tergantung anggaran yang ada, ya," ujarnya.

Djaka menambahkan, Bea Cukai telah memperoleh tambahan anggaran yang dapat mendukung penguatan peralatan pengawasan.

"Ya kita sudah dikasih penambahan anggaran kemarin pada saat rapat di badan anggaran. Ya. Oke," pungkas Djaka.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
11 jam lalu

Prabowo Panggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama ke Istana, Ada Apa?

13 jam lalu

Bea Cukai Sita 1.435 Bal Pakaian Bekas Ilegal, Suahasil: Rugikan Industri hingga Konsumen

14 jam lalu

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Beras, Suahasil: Menodai Swasembada Pangan

15 jam lalu

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Beras-Garam dan Baju Bekas, Nilainya Rp27,3 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal