Diperiksa Perdana sebagai Tersangka, Mantan Bos Petral Dicecar KPK soal Ini

Aditya Pratama
Mantan Direktur Utama (Dirut) Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), Bambang Irianto usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di KPK, Jakarta, Selasa (5/11/2019). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), Bambang Irianto sebagai tersangka. Pemeriksaan perdana Bambang itu terkait kasus dugaan korupsi perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Service (PES).

"Jadi, hari ini saya diperiksa pertama untuk sebagai tersangka. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan ke saya dan dalam melakukan tanya jawab juga (saya) sangat kooperatif, sangat lancar," ujar Bambang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Selama pemeriksaan, dia mengaku ditanya perihal tugas-tugasnya sebagai Managing Director Pertamina Energy Service Pte. Ltd periode 2009-2013. "Tugas dan tanggung jawab saya, sebagai VP dan Manager Director, semua," katanya.

Dia menegaskan akan mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan yang dijalankan KPK. "Saya WNI yang baik dan saya percaya dengan lembaga ini, lembaga KPK dan saya akan mengikuti semua proses hukum yang dilakukan oleh KPK," tuturnya.

KPK menetapkan Bambang sebagai tersangka sejak Selasa, 10 September 2019. Bambang diketahui pernah menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) sebelum dilakukan penggantian pada 2015.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

KPK Cegah 2 Tersangka Baru Kasus Kuota Haji ke Luar Negeri, Berlaku 6 Bulan

Nasional
18 jam lalu

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Sudah Ada di Indonesia

Nasional
19 jam lalu

Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung, KPK Periksa Ajudan hingga Kepala Dinas

Nasional
19 jam lalu

Demokrat Tak Setuju Usulan KPK soal Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal