Dia bersyukur karena setelah 131 hari menjalani proses hukum, akhirnya dapat kembali berkumpul dengan keluarga. Dia juga mengungkapkan kerinduannya terhadap suasana rumah dan masakan sang istri.
"Ini terjadi karena anugerah Tuhan yang menggerekkan hati orang-orang untuk menolong saya memperjuangkan keadilan," katanya.
Sebelumnya, jaksa menuntut Amsal dengan hukuman dua tahun penjara, denda Rp50 juta, serta kewajiban mengembalikan kerugian negara sebesar Rp202 juta.
Meski perkara ini telah bergulir sejak 2025, hingga kini belum ada kepala desa selaku pihak penyedia anggaran yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.