Selain itu, dr Benny menyatakan siap menerima sanksi dari rumah sakit, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK), pengadilan maupun instansi lain yang berwenang.
Di akhir pernyataannya, dia mengaku tidak ingin memberikan klarifikasi ataupun pembelaan diri. Dia juga meminta maaf kepada masyarakat dan rekan-rekan dokter yang selama ini aktif mengedukasi publik melalui media sosial.
"Saya berharap semoga ke depannya saya akan lebih bijak lagi dalam bermedia sosial," tuturnya.
Permintaan maaf juga disampaikan tenaga kesehatan Widhiyarini Pangestika, yang sebelumnya menjadi sorotan karena komentarnya terhadap unggahan Yurizal.
Melalui akun Threads pribadinya, Widhiyarini menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum sekaligus mengakui komentarnya tidak pantas.