"Saya mengakui komentar saya tidak pantas dan tidak menunjukkan etika, empati maupun profesionalisme sebagai seorang tenaga kesehatan," tulisnya.
Dia juga meminta maaf kepada keluarga Yurizal karena komentarnya dinilai menambah kesedihan di tengah suasana duka.
Selain itu, Widhiyarini menyampaikan permohonan maaf kepada instansi tempatnya bekerja karena tindakannya dinilai berdampak pada citra profesi tenaga kesehatan.
"Saya menyesal atas perbuatan yang telah saya lakukan. Saya berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut dan akan menjaga sikap, tutur kata, serta perilaku saya," ujarnya.
Sebelum menyampaikan permintaan maaf, Widhiyarini menjadi sasaran kritik setelah komentarnya terhadap unggahan Yurizal tersebar luas di media sosial.