DPR Heran Anggaran Kemendikbudristek Berkurang Usai Penggabungan

Kiswondari
Hetifah Sjaifudian (Sindo)

"Learning loss yang terjadi harus segera kita tanggulangi, dan sebaiknya anggaran yang besar dapat dialokasikan kesana. Termasuk untuk penyediaan teknologi yang dapat menunjang pembelajaran,"  kata legislator Dapil Kalimantan Timur ini.

Sebelumnya diberitakan, dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR RI dengan Kemendikbudristek, Kamis (3/6) kemarin, terungkap terdapat selisih yang cukup besar antara pagu indikatif 2022 dengan kebutuhan anggaran 2022 yang diusulkan oleh Kemendikbudristek.

"Saat ini pagu indikatif 2022 sebesar 73,1 T, sedangkan yang kita ajukan adalah 93,2 T. Selisih sebesar 20 T ini sedang kami usulkan kepada Kemenkeu dan Bappenas," ujar Sekjen Kemendikbudristek Ainun Naim.

Sementara iti, Mendikbudristek Nadiem Makarim menjelaskan  saat ini kementeriannya sedang melakukan digitalisasi besar-besaran, salah satunya adalah membangun platform pendidikan yang dapat membantu guru melakukan pengajaran. Serta, sedang mengupayakan bantuan bagi sekolah-sekolah, dalam bentuk laptop, router, dan yang lainnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hakim Ungkap Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Laptop Chromebook Rp1,5 Triliun

57 tahun lalu

Jaksa soal Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem Makarim: Masyarakat Telah Mendapatkan Keadilan 

57 tahun lalu

Hakim Andi Saputra Dissenting Opinion Vonis Nadiem Makarim: Harus Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan

57 tahun lalu

Nadiem Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara: Apakah Kebenaran Masih Ada Artinya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal