DPR: Polri Harus Usut Kebocoran Data Pengguna Tokopedia

Felldy Aslya Utama
Anggota Komisi I DPR dari FPAN Farah Putri Nahlia (Foto: DPR).

“Pemerintah harus mengantisipasi peristiwa yang sama mengingat banyak perusahaan yang berbasis sama dengan Tokopedia,” ujarnya.

Dugaan kebocoran jutaan data pelanggan pertama kali dilaporkan oleh akun Twitter @underthebreach. Akun ini menginformasikan peretasan terhadap Tokopedia terjadi sejak Maret 2020.

“Peretasan terjadap pada Maret 2020 dan memengaruhi 15.000.000 pengguna meskipun hacker mengatakan ada lebih banyak,” bunyi cuitannya.

Merespons kehebohan akibat informasi ini, Tokopedia mengeklaim informasi penting pengguna seperti password tetap berhasil terlindungi. Meski begitu, pengguna tetap dianjurkan mengganti password demi keamanan dan kenyamanan.

Tokopedia juga menyebut tidak ada kebocoran data pembayaran pengguna yang digunakan untuk membayar transaksi.

“Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu kredit dan Ovo di Tokopedia tetap terjaga aman,” kata VP of Corporate Communication Tokopedia Nuraini Razak dalam keterangan tertulis.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
22 hari lalu

Roy Suryo-Tifa bakal Gugat UU ITE soal Kasus Ijazah Jokowi ke MK Lagi, Tanpa Rismon

Buletin
31 hari lalu

Tangan Diborgol! Richard Lee Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Nasional
31 hari lalu

Polisi Ungkap Kondisi Kesehatan Richard Lee sebelum Ditahan, Tensi-Saturasi Oksigen Dicek

Nasional
2 bulan lalu

Roy Suryo Cs Uji Materi UU ITE ke MK, Tak Ingin Orang Berpendapat Dikriminalisasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal