Driver Ojol Curhat Potongan Aplikator 8 Persen malah Bikin Pendapatan Turun, kok Bisa?

Iqbal Dwi Purnama
Pendapatan driver ojol dikeluhkan turun setelah potongan aplikasi dipangkas menjadi 8 persen. (Foto: Ilustrasi)

"Kalau potongan 20 persen itu ada bantuan dari aplikator membuat diskon promo, kita diberikan bonus, kita diberikan sekolah bagi anak-anak driver. Kalau cuman 8 persen ini, mereka (aplikator) mau ambil dari mana lagi," ucapnya.

Netty juga membandingkan pendapatan hariannya sebelum dan sesudah kebijakan pemangkasan potongan aplikasi diterapkan. Dia mengaku sebelumnya bisa memperoleh Rp500.000 hingga Rp600.000 dalam sehari saat bekerja sebagai pengemudi ojol.

Pendapatan tersebut berasal dari jasa pengantaran penumpang serta tambahan reward setelah menyelesaikan target harian dari aplikator. Namun, kini penghasilannya hanya sekitar Rp300.000 per hari.

"Kalau dulu itu Rp500-600 satu hari narik, kalau sekarang itu paling Rp300 lah. Kalau dulu bisa Rp500 ke atas, kalau sekarang tidak bisa lagi ke atas. Itu saja perbandingannya," kata Netty.

Pendapatan driver ojol justru turun setelah potongan aplikasi dipangkas menjadi 8 persen. Lady Ojol Indonesia mengaku penghasilan harian kini hanya Rp300.000.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
17 hari lalu

Inspiratif! Kisah Anak Driver Ojol Berhasil Jadi Sarjana, Perjuangan Orang Tua Jadi Motivasi

26 hari lalu

Dishub DKI Dukung Usulan Shelter Parkir Ojol, Segera Koordinasi dengan Pengelola Mal

26 hari lalu

Perpres Ojol Terbit, YLKI Ingatkan Aplikator Tak Sembarangan Naikkan Tarif

2 bulan lalu

Prabowo: Penghasilan Driver Ojol Naik 2 Kali Lipat, Mana Kebijakan yang Tak Pro-Rakyat?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal