Dubes Iran Tuding Demo Rusuh Disusupi Mossad: Warga Biasa Tak Mungkin Bakar Masjid

Felldy Aslya Utama
Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. (Foto: Felldy Aslya Utama)

"Mereka ingin memojokkan Iran, ingin melakukan penyerangan terhadap Negara kami, ingin mengupayakan makar atau rezim change di negara kami," kata dia.

Diketahui, Jumlah korban tewas akibat demonstrasi di Iran bertambah menjadi 4.029 orang, demikian data lembaga Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis Amerika Serikat (AS). Angka tersebut berdasarkan data hingga Senin (19/1/2026).

HRANA juga mengungkap, setidaknya 5.811 orang menderita luka parah selama protes, menurut laporan tersebut.

Selain itu sebanyak 26.015 orang ditangkap hingga hari ke-23 demonstrasi besar-besaran di penjuru negara tersebut.

Iran diguncang demonstrasi besar sejak 28 Desember 2025, dimulai dengan aksi mogok para pedagang di Pasar Besar Teheran. 

Demonstrasi dipicu oleh melemahnya nilai tukar mata uang rial Iran serta memburuknya kondisi ekonomi. Unjuk rasa dengan cepat menyebar ke berbagai kota lain diwarnai kerusuhan, pembakaran, dan perusakan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Kapal-Kapal Perang AS Menuju Iran, Trump: Kita Lihat Apa yang akan Terjadi!

Nasional
15 jam lalu

Dilanda Kerusuhan, Iran Jamin Keamanan Warga Indonesia

Internasional
2 hari lalu

Diam-Diam, Amerika dan Iran Jalin Komunikasi soal Demo Rusuh dan Nuklir

Internasional
2 hari lalu

Pangeran Saudi MBS Telepon Langsung Trump, Minta Batalkan Serangan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal