Dukung MK Perbolehkan Kampanye di Kampus, Tama S Langkun Ingatkan Mahasiswa untuk Jaga Independensi

Dimas Choirul
Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Tama S Langkun. (Foto: Perindo)

Selain itu, kata Tama, gerakan mahasiswa atau pelajar pasca-putusan MK tersebut akan menjadi semakin "seksi" dan jauh lebih menarik dibandingkan dengan sebelumnya.

Meski demikian, Tama berpesan jangan sampai mahasiswa terjebak dalam politik praktis.

"Independensi mereka dibutuhkan oleh bangsa ini. Mahasiswa justru harus kritis terhadap visi misi caleg, capres-cawapres, termasuk program partai yang ditawarkan," jelasnya.

Tama lantas mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan ruang tersebut sebaik-baiknya, bila perlu menguliti sedalam-dalamnya isi kepala para calon pemimpin yang nantinya bersedia menerima tantangan debat di kampus masing-masing.

Selain itu, dari KPU tentu saja harus membuat aturan yang lebih teknis. Selain larangan atribut kampanye dan undangan penyelenggara kegiatan, perlu juga ada pembatasan. 

"Misalnya, pembatasan jumlah massa partai yang hadir. Kita berharap proses kampanye tetap tertib, dan tidak menimbulkan masalah seperti kerusuhan," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Momen Arief Hidayat Hadiri Sidang MK Terakhir, Bacakan Putusan dengan Suara Serak

Nasional
14 jam lalu

Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Larangan Nikah Beda Agama

Nasional
4 hari lalu

Roy Suryo cs Ajukan Uji Materi ke MK, Cegah Warga Gampang Dikriminalisasi

Nasional
4 hari lalu

Istana Terima Surat DPR soal Adies Kadir Jadi Hakim MK, Segera Diproses

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal