Dukung Penghentian Ekspor Nikel Mentah, La Nyalla: Kedaulatan Bangsa Harus Ditegakkan 

Felldy Aslya Utama
Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Dok. DPD).

MUNA, iNews.id - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mendukung penuh kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang ekspor bahan mentah bijih nikel. Meskipun dihantui aduan ke WTO. 

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti saat kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara, Jumat (19/11/2021). Dia berharap Jokowi konsisten dengan sikapnya.

"Justru ini saat yang tepat untuk memperlihatkan kedaulatan Indonesia sebagai negara. Buktikan jika kita negara yang kuat," ujar La Nyalla.

Dia menilai, ekonomi Indonesia sangat kuat. Dia mengibaratkan ekonomi Indonesia sebagai kapal yang memiliki tiga palka untuk menunjang ekonomi, yaitu koperasi, BUMN dan swasta. 

"Dengan tiga palka itu, seandainya kapal bocor tidak akan sampai tenggelam. Artinya, ketiganya harus dipisahkan dengan jelas antara koperasi atau usaha rakyat, BUMN dan swasta, namun tetap berada di dalam struktur bangunan ekonomi Indonesia," katanya.

Menurutnya, problematika yang dihadapi di salah satu palka tidak akan merembet pada faktor lainnya. 

"Misalnya palka BUMN bocor, masih ada swasta dan koperasi. Kebocoran itu hanya berputar-putar di BUMN saja alias tidak berdampak kepada swasta dan koperasi. Andaikan palka BUMN dan swasta bocor, masih ada koperasi yang tetap solid menjaga kapal tetap stabil," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi soal Ijazah Palsu, Akui Salah Analisis

Nasional
13 hari lalu

Momen Prabowo Makan Malam Kebangsaan Bareng Mantan Presiden hingga Ketum Parpol

Buletin
13 hari lalu

Penuhi Undangan Prabowo, Jokowi dan SBY Tiba di Istana Negara

Nasional
13 hari lalu

Jokowi hingga SBY Tiba di Istana, Penuhi Undangan Prabowo 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal