Untuk mengatasi masalah ini, dokter menyarankan untuk tindakan pembedahan. Namun sayang, rumah sakit tidak mampu melakukannya, hingga akhirnya si kecil harus dirujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu. Di rumah sakit ini, balita tersebut dirawat di ruang ICU dalam keadaan sudah kritis.
Pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa balita itu mengalami komplikasi, yaitu infeksi paru-paru berat atau bronkopneumonia.
Di sisi lain, kakak pasien itu yang berusia 4 tahun juga rupanya mengalami gejala serupa dan kini tengah dirawat di rumah sakit swasta di Kota Bengkulu.
Terkait dengan penyebab cacingan pada kakak-beradik ini, dugaan sementara akibat lingkungan tempat tinggal mereka yang masih berlantai tanah dan berada dekat dengan tempat pembuangan sampah. Orangtua balita ini diketahui bekerja sebagai buruh tani.