Eks Pejabat Bea Cukai Akui Panik, Minta Staf Bersih-Bersih saat Tahu Dipantau Penegak Hukum

Jonathan Simanjuntak
Sidang kasus dugaan korupsi Bea Cukai. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Budiman Bayu Prasojo mengaku meminta stafnya untuk bersih-bersih usai mendapat informasi dipantau aparat penegak hukum. Hal ini juga dilakukan atas atensi dari atasannya.

Hal ini disampaikan Bayu saat bersaksi dalam kasus dugaan korupsi impor barang di DJBC, Selasa (28/7/2026). Duduk sebagai terdakwa yakni dua pejabat Bea Cukai lainnya, Sisprian Subiaksono dan Rizal.

"Saksi perintahkan kepada Salisa (staf) untuk tadi, menghilangkan jejak ya, tadi. Jadi pokoknya tadi amplop-amplop dibakar, kemudian kami punya bukti CCTV-nya, cuma bukan di momen ini kami tampilkan. Itu bagaimana?" tanya jaksa.

"Jadi waktu itu bahasanya saya, saya tidak menyampaikan amplop dibakar, cuma bahasa dari Pak Sisprian dan saya 'bersih-bersih saja', gitu," jawab Budi.

Jaksa sempat mempertanyakan apa yang dimaksud dari bersih-bersih. Bayu kemudian menjelaskan dirinya saat itu diminta atasannya yakni Sisprian yang menyebut lingkungan kerjanya sedang dipantau aparat penegak hukum.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
15 hari lalu

Ingin Tobat, Eks Pejabat Bea Cukai Klaim Tolak Amplop ke-5 dari Blueray usai 4 Kali Terima

15 hari lalu

Kasus Impor Barang, Eks Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,6 Miliar

22 hari lalu

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

22 hari lalu

Bos Blueray Cargo Yakin Uang Suap sampai ke Dirjen Bea Cukai, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal