Ekspresi Politik Generasi X, Y, dan Z pada Pemilu 2024

iNews.id
Dr. Novendra Hidayat, S.IP., M.Si. (Foto: Istimewa)

Dr. Novendra Hidaya, S.IP., M.Si.

Dosen Jurusan Ilmu Politik FISIP Universitas Bangka Belitung

SETIAP generasi memiliki pendekatan yang berbeda-beda dalam mengekspresikan dirinya terhadap pilihan politik. Perbedaan karakteristik itu juga ditemukan pada generasi X, Y, dan Z sebagai bagian besar penyusun populasi manusia yang mendiami bumi hari ini. 

Pertama, generasi X atau juga disebut Gen X adalah mereka yang lahir pada 1965-1976 (saat ini berusia 47-58 tahun). Periode kelahiran generasi ini ditandai oleh kondisi dunia yang pada saat itu sedang mengalami ragam krisis ekonomi global, sehingga generasi ini dituntut untuk mandiri dan pintar dalam mencari peluang. Gen X memiliki karakteristik yang disiplin, pekerja keras, mandiri, lebih mengutamakan work-life balance hingga dipandang mampu memecahkan masalah dengan baik.

Bila dikaitkan dalam konteks pemilihan, Gen X ini tentu juga rasional karena faktor pengalaman hidup yang telah mereka lalui. Tingkat partisipasi mereka bergantung pada faktor tingkat kepercayaan mereka pada politik, berjalan baik ataupun buruknya sistem politik, dan seberapa besar aktor politik dapat merespons dan memenuhi ekspektasi politik mereka. 

Kedua, generasi Y alias Gen Y, juga dikenal dengan sebutan milenial. Mereka yang masuk dalam kelompok ini lahir pada 1977-1994 (per 2023 berusia 29-46 tahun). Milenial cenderung memiliki sikap yang lebih berani berpendapat, dan berpikir out of the box. Gen Y yang tumbuh besar pada era transisi teknologi dari analog ke digital dan ditandai pula dengan kemunculan internet dan media sosial, menjadikan mereka digital native (melek teknologi). 

Kondisi tersebut menyebabkan Gen Y cenderung memiliki sikap yang lebih ekspresif dan pemikiran yang relatif lebih terbuka. Secara politik, karakteristik seperti ini tentu akan menyebabkan Gen Y lebih partisipatif dan tidak mudah dimobilisasi. Gen Y yang merupakan perpaduan sikap terbuka dan digital native akan lebih mudah mengakses informasi sehingga generasi ini dipandang akan lebih rasional dalam menentukan pilihan politik mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BTN Ungkap 95,3% Debitur KPR Didominasi Gen Z dan Milenial

57 tahun lalu

Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 

57 tahun lalu

IQ Anak Muda Indonesia Menurun, Cinta Laura Soroti Dampak Kecanduan Gadget!

57 tahun lalu

Cinta Laura Ungkap Gen Z Sulit Bersosialisasi, CFD Rasuna Said Bisa Jadi Solusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal