Fadli Zon: Aneh Kalau Panglima TNI Tak Serukan Tonton Film G30S PKI

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyebut aneh jika Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tidak mengajak para prajuritnya untuk menonton kembali film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Menurut dia, film itu sangat bagus ditonton untuk mengingat jasa para pahlawan revolusi.

Oleh karena itu, dia sangat mendukung jika TNI di bawah komando Marsekal Hadi kembali memutarkan film itu untuk para prajurit. “Kalau Panglima TNI tidak menyerukan itu, bagi saya aneh. Karena Panglima TNI sebelumnya Pak Gatot (Jenderal TNI [purn] Gatot Nurmantyo), tahun lalu menyerukan itu dan langsung menonton. Bahkan presiden ikut nonton,” kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (25/9/2018).

Dia mengatakan, TNI mempunyai tugas untuk menjaga keamanan dan pertahanan negara. Termasuk di antara tugas itu adalah menangkal bangkitnya ideologi komunisme seperti yang pernah disampaikan Jenderal TNI (purn) Gatot sebelumnya.

“Ada apa dengan Panglima TNI sekarang kalau dia tidak melakukan instruksi yang sama (menonton kembali film G30S/PKI)? Saya kira itu akan menjadi tanda tanya besar apakah memang tidak setuju dengan film itu atau apa,” ujar Fadli.

Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI adalah film lawas Indonesia yang diproduksi pada 1984. Film itu disutradarai oleh Arifin C Noer, diproduseri G Dwipayana, dan dibintangi Amoroso Katamsi, Umar Kayam, dan Syubah Asa.

Fadli beranggapan, antusiasme masyarakat untuk menonton film itu cukup tinggi pada akhir September ini. “Saya kira banyak masyarakat juga akan mengambil inisiatif untuk menonton film G30S/PKI itu tanggal 30 atau tanggal 29 yang akan datang,” ucap politikus yang juga wakil ketua DPR itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
20 jam lalu

Usai Pencopotan Purbaya, DPR Disetujui Kucurkan Anggaran Jumbo Rp240 Triliun untuk BGN

22 jam lalu

MKD Minta Masyarakat Laporkan Anggota DPR yang Menyimpang: Foto Saja

22 jam lalu

Habiburokhman Pastikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas, Tetap Dibahas meski DPR Reses

23 jam lalu

Biaya Kerusakan Tol Dibebankan ke Korban Kecelakaan, DPR bakal Revisi UU LLAJ

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal