Ganjar Respons Putusan DKPP Sanksi Peringatan Keras Ketua KPU: Tak Boleh Ada yang Mengangkangi Demokrasi

Anggie Ariesta
Capres Ganjar Pranowo menyebut Pemilu 2024 melanggar etika (Foto: TPN)

BEKASI, iNews.id - Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi berupa peringatan keras terakhir kepada ketua dan anggota KPU dalam proses pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden. Putusan itu menjadi sorotan banyak pihak.

Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan, hukuman yang diberikan soal etika ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi semua.

“Maka seperti closing statement kita tadi malam, demokrasi mesti bisa dilaksanakan dengan baik, tidak boleh ada yang mengangkangi demokrasi. Prosesnya berjalan baik,” kata Ganjar usai mengunjungi acara Waste4Change, Bekasi, Senin (5/2/2024). 

Menurut Ganjar, jika dari awal Mahkamah Konstitusi (MK) kemudian KPU terkena etika, tidak ada yang dibanggakan dalam Pemilu ini.

“Wajar kalau kemudian ilmuwan keluar dari kampus untuk menyatakan keprihatinannya tokoh agama tokoh masyarakat, civil society juga bicara soal itu,” ujar Ganjar. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
8 jam lalu

DPR RI Gelar Rapat Paripurna Peringati HUT ke-81, Puan: Kedaulatan Rakyat Tak Cukup Hanya Memilih

1 hari lalu

KPU Minta Tambahan Anggaran Rp78,3 Miliar untuk Persiapan Pemilu 2029, Ini Rinciannya

6 hari lalu

Denny Indrayana Ungkap 2 Masalah Pemilu, Singgung Duitokrasi dan Meng-Gibran

7 hari lalu

Video Budi Arie Viral Singgung Percepatan Politik sebelum 2029, Projo: Bukan Video Utuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal