"Pertama kali kami berhenti, mereka menghampiri kami. Mereka bukannya pergi tapi ramai-ramai menghampiri kami "mau ngapain? pergi-pergi dari sini". Mereka malah mengancam kami dan menyuruh kami pergi. Itu bukan pendemo, ada beberapa orang yang pakai baju ojol, saya yakin itu ojol gadungan," tuturnya.
Dia juga mengaku bahwa pihaknya sempat mendapat provokasi dari massa yang sedang berada di lokasi demo. Namun, setelah massa melihat kehadiran Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal di dalam salah satu mobil, mereka langsung pergi berhamburan.
"Ketika kita buka kaca mereka kaget siapa yang di dalam mobil, kan di situ ada ketum kami, Pak Haji Hercules. Begitu pak haji (Hercules) buka kaca mereka kaget, mungkin karena auranya Pak Hercules mereka panik, kemudian lari, itu yang kami kejar, kami hanya menghalau mereka di pinggiran tol," ucapnya.