BPBD Kabupaten Paser kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman melalui jalur darat serta pemantauan pascapemadaman. Api berhasil dipadamkan pada Kamis (20/8/2026).
Selain Kabupaten Paser, BNPB mencatat sejumlah titik karhutla baru yang cukup masif di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan total luas mencapai 49,55 hektare. Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara bersama relawan dan petugas pemadam kebakaran langsung menyebar ke berbagai titik yang masih dapat dijangkau untuk melakukan pemadaman darat.
Berdasarkan pemantauan visual pada Kamis (20/8/2026), sebagian besar titik karhutla di wilayah tersebut telah berhasil dipadamkan. Namun, kebakaran masih ditemukan di Kelurahan Pendingin.
"Penanganan karhutla di Pulau Kalimantan masih menjadi prioritas utama pemerintah saat ini," katanya.
Berton menambahkan, BNPB mengimbau pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan, dan deteksi dini terhadap potensi karhutla. Pemerintah daerah juga diminta memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya kebakaran hutan dan lahan.
"Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di wilayah yang rawan terbakar. Apabila masyarakat mengetahui atau melihat kejadian kebakaran, segera melapor kepada otoritas daerah setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif," kata dia.