Secara visual, Gunung Anak Krakatau tertutup kabut sehingga asap tidak teramati. Sementara itu, aktivitas kegempaan masih didominasi gempa vulkanik dangkal.
“Status masih siaga, tidak terjadi erupsi, dan secara visual gunung tertutup kabut serta asap tidak teramati,” tuturnya.
Dalam operasi hari ini, unsur SAR gabungan mengerahkan 24 alut laut yang terdiri dari delapan kapal TNI AL, delapan kapal Polairud, serta delapan unit dari Basarnas dan KPLP.
Unsur TNI AL meliputi lima KRI, dua KAL, dan satu RBB. Dari Basarnas dikerahkan empat KN SAR dari Kantor SAR Banten, Lampung, Jakarta, dan Bengkulu, serta tiga unit RIB. Sementara KPLP mengerahkan satu kapal.
Rizky menjelaskan, area pencarian dibagi menjadi 10 sektor. Seluruh sektor tersebut merupakan wilayah yang berpotensi menjadi area pergeseran kapal maupun korban berdasarkan hasil analisis pemetaan.