Sektor E dengan luas 542 mil laut persegi melibatkan KRI Kerambit yang melakukan pencarian di selatan Teluk Semangka.
Sektor F seluas 484 mil laut persegi menggunakan KRI Iskandar Muda untuk pencarian di dalam Teluk Semangka hingga memutari Pulau Tabuan di wilayah Lampung.
Sektor G seluas 316 mil laut persegi melibatkan RIB 02 Lampung, KRI Lepu, dan KAL Lampung. Ketiganya menyisir perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Pulau Sebesi, dan Pulau Sibuku.
Sektor H dengan luas 589 mil laut persegi menjadi salah satu sektor dengan banyak alut. Enam kapal TNI AL melakukan pencarian dari selatan Gunung Anak Krakatau hingga Pulau Panaitan.
Sektor I seluas 397 mil laut persegi melibatkan unsur Polairud dan Basarnas, seperti RIB 02 Banten, RBB Pulau Peucang, KP WRC Erhan, dan KP 2016. Pencarian dilakukan di pesisir barat Anyer, Carita hingga perairan Sumur.