Hasto: Indonesia Berubah Jadi Negara Otoriter Populis di Periode Kedua Presiden Jokowi

Felldy Aslya Utama
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (foto: Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). Hasto memberikan sejumlah pandangan terkait falsafah dan nilai-nilai Pancasila.

Salah satu yang menjadi catatannya adalah jalannya demokrasi politik di Indonesia.

Hasto menyampaikan sikap partai yang menyesalkan bahwa demokrasi politik dan ekonomi yang terkandung sebagai substansi pokok demokrasi Indonesia, berubah menjadi demokrasi yang sentralistik. 

"Terlebih pada periode kedua Presiden Jokowi, Indonesia berubah menjadi negara otoriter yang populis," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Sistem hukum yang seharusnya mengedepankan keadilan, kata dia, telah diubah wataknya untuk tunduk pada kekuasaan. Menurutnya, aparat penegak hukum dan seluruh aparatur negara telah diturunkan derajatnya menjadi alat mobilisasi elektoral dan pelindung elite kekuasaan. 

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
8 jam lalu

Megawati Minta Program BPJS Tak Diutak-atik: Saya Bikin buat Rakyat Jelata yang Sakit

8 jam lalu

Upacara HUT ke-81 RI, Megawati Ungkit Bung Karno Pernah Ditahan Tanpa Proses Pengadilan

10 jam lalu

Megawati Pimpin Upacara HUT RI di Sekolah Partai PDIP, Ajak Doakan Korban Gempa NTT

10 jam lalu

Momen Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran di Istana, Megawati Tak Hadir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal