Hasto Ungkap Politik Tata Ruang Megawati soal Karhutla: Hutan Terbakar Tak Boleh Jadi Kebun Sawit

Jonathan Simanjuntak
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap politik tata ruang Megawati untuk menangani karhutla, termasuk moratorium hutan dan reboisasi. Foto: iNews/Jonathan Simanjuntak) 

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap pendekatan penataan ruang yang disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Usulan tersebut mencakup pemberlakuan moratorium hutan, larangan mengalihfungsikan kawasan hutan terbakar menjadi perkebunan, serta kewajiban melakukan reboisasi.

"Kami punya best practices dari pengalaman Ibu Megawati Soekarnoputri sendiri. Yang pertama, itu adalah politik tata ruang, termasuk moratorium hutan harus diberlakukan," ujar Hasto di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Menurut Hasto, kawasan hutan yang terbakar tidak boleh dialihfungsikan menjadi perkebunan, termasuk kelapa sawit. Sebaliknya, kawasan tersebut harus dipulihkan melalui penanaman kembali agar fungsi hutannya dapat kembali berjalan.

"Hutan-hutan yang terbakar atau oleh ulah pihak-pihak tertentu dipakai untuk pembukaan perkebunan, tidak boleh dikonversikan untuk perkebunan, termasuk kelapa sawit. Hutan-hutan yang terbakar tersebut harus dilakukan reboisasi kembali," katanya.

Dia juga mendorong penyusunan perencanaan tata ruang kawasan hutan serta pelibatan masyarakat dalam gerakan reboisasi nasional. Menurutnya, program tersebut bukan hanya bertujuan memulihkan hutan, tetapi juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
10 jam lalu

Kekeringan dan Karhutla Melanda, Kemenag Terbitkan Edaran Ajak Umat Salat Istisqa

10 jam lalu

Donasi Patungan untuk Hutan Ferry Irwandi Tembus Rp13,45 Miliar, Segera Disalurkan ke Lokasi Karhutla!

11 jam lalu

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan OMC Tangani Karhutla Way Kambas

12 jam lalu

Update Karhutla RI: Jumlah Hotspot Turun Drastis Jadi 317 Titik Panas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal