Ia berharap pelayanan publik, mulai dari administrasi kependudukan hingga layanan kesehatan, dapat diberikan secara profesional, cepat, mudah, dan humanis.
“Target kita bukan sekadar pelayanan selesai secara administratif, tetapi masyarakat merasa dilayani dengan baik. Ini yang saya kira harus terus diperbaiki,” tambah Asep.
Di sisi lain, Asep juga meminta Pemkot Bandung memperkuat harmonisasi dan sinkronisasi dalam pelaksanaan berbagai proyek pembangunan di Kota Bandung.
Menurutnya, setiap pekerjaan infrastruktur harus direncanakan secara terpadu agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan yang justru menyebabkan pemborosan anggaran, mengganggu aktivitas warga, maupun merusak pekerjaan yang sebelumnya telah selesai.
“Jangan sampai ada satu pekerjaan proyek yang mengganggu atau bahkan merusak proyek lainnya. Perencanaan dan koordinasi antar-OPD harus diperkuat,” kata Asep.