JAKARTA, iNews.id - Indonesia tengah menghadapi peningkatan temuan Influenza A (H3N2) Subclade K, yang belakangan populer disebut 'Super Flu'. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 184 kasus Subclade K telah ditemukan di Indonesia sepanjang 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026.
Kasus tersebut tersebar di 20 provinsi, dengan DKI Jakarta menjadi wilayah yang memiliki catatan kasus terbanyak. Meski demikian, Kemenkes menyebut tingkat aktivitas influenza secara keseluruhan di Indonesia masih berada dalam kategori rendah.
Istilah 'Super Flu' sendiri bukan nama medis resmi. Istilah tersebut digunakan secara populer untuk menyebut Influenza A (H3N2) Subclade K, salah satu subkelompok dari virus Influenza A (H3N2).
Berdasarkan data surveilans sentinel ILI-SARI Kemenkes hingga minggu ke-36 2026, kasus Subclade K telah ditemukan di 20 provinsi.
DKI Jakarta tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi dalam catatan persebaran, yakni 41 kasus yang terdiri atas 28 kasus pada 2025 dan 13 kasus pada 2026.