Jaksa Kaget Saksi Sebut Pejabat Kemensos Simpan Uang Suap Miliaran Rupiah di Lemari

Arie Dwi Satrio
Sidang perkara korupsi pengadaan bantuan sosial (bansos) dampak pandemi Covid-19 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (29/3/2021). (Foto: Arie Dwi Satrio).

JAKARTA, iNews.id - Sidang perkara korupsi pengadaan bantuan sosial (bansos) dampak pandemi Covid-19 di Pengadilan Tipikor, Jakarta menghadirkan saksi, yakni Sanjaya, Senin (29/3/2021). Sanjaya hadir sebagai sopir Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso.

Dalam kesaksiannya, Sanjaya menyebut Matheus menyimpan uang suap dari rekanan pengadaan bansos di dalam lemari. Jumlah uang tersebut mencapai Rp5 miliar.

"Uangnya banyak Pak, (disimpan) di lemari. Jumlahnya bisa lebih dari Rp3 miliar atau Rp5 miliar," ujar Sanjaya kepada Jaksa di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (29/3/2021).

Jaksa Nur Azis kaget mendengar keterangan itu dan langsung mendalami keterangan dari Sanjaya. Dalam keterangannya, Sanjaya menyampaikan seluruh uang Matheus disimpan di dalam lemari ada yang dimasukkan ke dalam koper dan goodie bag.

"Selain ditumpuk di lemari, ada di koper atau goodie bag gitu?" tanya Jaksa Nur Azis dan dijawab oleh Sanjaya. "Ada," kata Sanjaya.

Dalam persidangan itu, Sanjaya juga mengungkapkan, Matheus sering menerima uang dari berbagai pihak yang diduga merupakan rekanan penggarap proyek bansos dampak Covid-19. Salah satunya dari Presiden Direktur PT Tiga Pilar Agro Harry Van Sidabukke.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
5 jam lalu

Eks Menag Yaqut Cs Segera Disidang terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

6 hari lalu

Kemensos Siapkan Uji Coba Penyaluran Bansos di 900 Titik Kopdes Merah Putih

6 hari lalu

Ingin Tobat, Eks Pejabat Bea Cukai Klaim Tolak Amplop ke-5 dari Blueray usai 4 Kali Terima

11 hari lalu

Pemerintah Putuskan Seluruh Bansos Dibagikan Lewat Kopdes Merah Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal