Janggal CCTV Mati, Komnas HAM Datangi Lokasi Penembakan FPI

Riezky Maulana
Polisi memeragakan 11 adegan dalam rekonstruksi penembakan enam laskar FPI pengawal HRS di Tol Jakarta-Cikampek, Karawang. (Foto: SINDOnews/Nilakusuma)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terus bergerak mengumpulkan fakta-fakta penembakan enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI). Pengusutan juga mengarah pada tak berfungsinya kamera tersembunyi atau CCTV di Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menuturkan, tim investigasi Komnas HAM telah meminta keterangan PT Jasa Marga (Persero) perihal CCTV mati tersebut. Untuk melengkapi penyelidikan, tim investigasi juga turun langsung ke lokasi baku tembak polisi dengan Laskar FPI tersebut.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (Foto: Okezone).

"Tim Penyelidikan Komnas HAM memeriksa langsung dan meminta keterangan di tempat objek yang menjadi kendala tidak berfungsinya CCTV dengan maksimal," kata Anam, Jumat (18/12/2020).

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini menerangkan, tim investigasi Komnas HAM mendapatkan keterangan dari perwakilan Jasa Marga dan tim teknis saat mendatangi lokasi CCTV. Keterangan itu antara lain mengenai bagaimana cara mereka memfungsikan kamera-kamera tersebut.

Anam berterima kasih kepaa Jasa Marga dan tim teknis atas keterbukaan mereka. Komnas HAM berharap akan semakin banyak potongan-potongan (puzzle) misteri yang terungkap dalam insiden ini.

"Semakin banyak puzzle yang terungkap, semakin terang peristiwa dengan cepat," tuturnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Fakta Baru 15 Warga Tewas di Puncak Papua Tengah, Ini Temuan Komnas HAM

Nasional
7 hari lalu

Memilukan! Komnas HAM Sebut 12 Warga Sipil Tewas di Puncak Papua

Megapolitan
22 hari lalu

Pramono Wajibkan Gedung 4 Lantai Lebih Terkoneksi CCTV Pemprov Jakarta

Nasional
27 hari lalu

TAUD Desak Komnas HAM Simpulkan Kasus Air Keras Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal