Status ini akan diperoleh oleh kemampuan, kinerja, dan mungkin nasib baik atau buruk seseorang. Karenanya, seseorang yang ingin mencapai status itu akan memilih tidak hanya tentang pekerjaan, tetapi juga tentang teman, pasangan, tempat tinggal, sekolah, perguruan tinggi dan organisasi (klub minat), dan lain sebagainya.
Dengan demikian, akan terjadi perubahan status yang terkendali sesuai dengan perwujudan bakat dan usaha individu. Maka tak mengherankan jika masyarakat berbondong-bondong memperoleh status tersebut, bahkan dengan cara yang tidak dibenarkan, seperti merampok agar menjadi kaya.
Sebagai contoh, seorang anak petani yang menyelesaikan gelar sarjana teknik telah memperoleh status yang sosial tersebut. Contoh lainnya adalah saat seseorang mendapatkan profesi sebagai hakim, maka status yang diperoleh tergolong sebagai achieved status.
Penjelasan mengenai jenis status sosial dan contohnya sudah cukup jelas bukan? Semoga bermanfaat.