JK Berharap Ganjar Se-Demokratis Megawati, Seperti Apa Pemimpin Demokratis?

Royandi Hutasoit
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). (Foto: Antara)

Gaya kepemimpinan memiliki peran kunci dalam pencapaian tujuan organisasi, terutama dalam konteks reformasi birokrasi di organisasi pemerintah Indonesia. Transformasi birokrasi menjadi lebih baik merupakan salah satu fokus utama organisasi tersebut.

Kepemimpinan sering dikaitkan dengan keterampilan, kecakapan, dan tingkat pengaruh seseorang. Penting untuk dicatat bahwa sifat kepemimpinan tidak selalu terkait dengan jabatan formal; bahkan orang tanpa jabatan tertentu pun dapat memiliki sifat kepemimpinan yang baik.

Seorang pemimpin demokratis memiliki kemampuan untuk mengarahkan bawahannya bekerja secara kolaboratif. Pemimpin semacam ini bersikap terbuka terhadap kritik dan masukan dari siapapun, selama itu sejalan dengan tujuan dan kepentingan bersama. 

Tidak mengherankan jika pemimpin demokratis selalu memprioritaskan kepentingan kelompok daripada kepentingan individu. Sebagai anggota tim, sebaiknya bersyukur memiliki pemimpin dengan karakteristik ini. Manfaatkan kebebasan berinovasi untuk meningkatkan kontribusi kepada kelompok, dan teruslah berusaha agar dapat mengembangkan kualitas diri ke depannya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
22 hari lalu

Rumah Warga Rusak akibat Gempa NTT, JK Dorong Rekonstruksi Libatkan Masyarakat

1 bulan lalu

Peringatan Hari Damai Aceh Diwarnai Bendera Bulan Bintang, JK: Bukan Aksi Menentang Pemerintah Pusat

3 bulan lalu

Bareskrim Limpahkan Laporan terhadap Abu Janda-Grace Natalie terkait Ceramah JK ke Polda Metro

3 bulan lalu

PDIP Dicap Abu-Abu, Ini Jawaban Ganjar Pranowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal