Jokowi soal Muhammadiyah Terima Tawaran Kelola Tambang: Kita Ingin Keadilan Ekonomi 

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi menanggapi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kelola tambang (dok. Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah menerima tawaran mengelola tambang untuk ormas keagamaan. Jokowi mengaku ingin ada keadilan ekonomi di Indonesia.

"Kita ini kan ingin pemerataan ekonomi, kita ingin keadilan ekonomi," kata Jokowi di Batang, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2024).

Jokowi menyebut bahwa pihaknya tidak ingin mendorong atau memaksakan organisasi masyarakat keagamaan untuk menerima tawaran mengelola tambang.

"Jadi kita tidak ingin menunjuk atau mendorong-dorong ormas keagamaan untuk mengajukan itu. Kalau memang berminat, ada keinginan regulasinya sudah ada itu aja," kata Jokowi.

Sebelumnya, PP Muhammadiyah menerima tawaran mengelola tambang untuk ormas keagamaan dari pemerintah Indonesia. Penawaran itu telah dibahas rapat Pleno PP Muhammadiyah 13 Juli 2024 lalu. 

Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, M Azrul Tanjung mengatakan, keputusan resmi akan disampaikan usai Konsolidasi Nasional yang diselenggarakan di Universitas Aisyiyah Yogyakarta, 27-28 Juli 2024

"Memang sudah dibahas di Pleno, tapi itu Lampu kuning, sudah dikit lagi lampu hijau. Kita tidak tahu besok bagaimana akan bulat menerima tambang. Seandainya bulat, kita mau apa lagi? Kita sami'na wa atho'na," kata Azrul dalam diskusi di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (26/7).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
21 hari lalu

Muhammadiyah Ajak Jemaah Galang Dana, Sisihkan Infak Jumat untuk Korban Gempa NTT

2 bulan lalu

Tambang Emas Ilegal di Hutan Bolaang Mongondow Disetop, 2 Orang Jadi Tersangka

2 bulan lalu

Bahlil Buka Suara soal Kopdes Kelola Tambang: Harus Memenuhi Syarat

2 bulan lalu

Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal