Kadin Soroti Restitusi Pajak Lama Cair, Bisa Berdampak ke Arus Kas Perusahaan

Rohman Wibowo
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie. (Foto: Binti Mufarida)

JAKARTA, iNews.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyoroti lambatnya proses pencairan restitusi pajak yang dinilai berdampak terhadap stabilitas arus kas pelaku usaha di Tanah Air. Keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dikhawatirkan menekan likuiditas korporasi di tengah upaya pemerintah mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie menegaskan kelancaran likuiditas menjadi faktor penting bagi keberlangsungan operasional perusahaan di berbagai sektor. Menurutnya, kondisi finansial perusahaan tidak hanya dapat dilihat dari catatan laba, tetapi juga ketersediaan dana tunai.

"Intinya Kadin tentu sangat concern, karena istilahnya dalam perekonomian dibutuhkan bukan saja net income atau pendapatan dikurangi pengeluaran, tapi juga cash flow," ujar Anindya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (5/9/2026).

Menurut Anindya, persoalan restitusi pajak menjadi perhatian kalangan dunia usaha karena dana yang masih tertahan semestinya dapat digunakan kembali untuk mengembangkan bisnis maupun membiayai proyek baru.

"Nah, ini isunya mengenai cash flow dari perusahaan," kata Anindya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga menyoroti banyaknya keluhan pelaku usaha terkait hambatan dalam proses restitusi pajak. Dia menilai pengembalian kelebihan pembayaran pajak merupakan persoalan penting bagi industri karena berkaitan langsung dengan kondisi arus kas perusahaan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

DJP Buka Suara soal Restitusi Pajak Lambat: Tak Ada Kebijakan Menahan

2 hari lalu

Restitusi Pajak Tak Kunjung Cair, Menperin Temui Purbaya untuk Minta Solusi

8 jam lalu

Kekayaan 50 Orang Terkaya Singapura Tembus Rp4.214 Triliun, Eduardo Saverin Tempati Posisi Puncak

5 hari lalu

Prabowo Ungkap Rencana Kembali Pangkas BUMN di Akhir 2026: Kita Hemat Rp100 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal