Kampoeng Kurma Bungkam soal Investasi Bodong OJK

Koran SINDO
Haryudi
Investasi yang dijalankan PT Kampoeng Kurma masuk daftar investasi ilegal oleh Satuan Tugas Waspada Investasi. (Foto: ilustrasi/ist).

BOGOR, iNews.id – Investasi kavling tanah dan pohon kurma yang dijalankan PT Kampoeng Kurma dipersoalkan para pembelinya. Mereka bersiap melaporkan Kampoeng Kurma atas dugaan penipuan dan penggelapan.

Merespons kontroversi itu, manajemen Kampoeng Kurma akhirnya memberi penjelasan terbuka ke publik. Namun sayangnya, penjelasan ini sama sekali tak menyinggung soal investasi yang mereka jalankan, termasuk tuntutan pengembalian dana (refund) dari para investor.

Kampoeng Kurma juga tak mengutarakan perihal daftar investasi ilegal yang dikeluarkan Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kampoeng Kurma masuk dalam daftar yang dikeluarkan April 2019 tersebut.

"Mohon maaf untuk masalah itu (legalitas di OJK hingga masalah AJB dan refund) untuk sesi ini saya tidak akan menjawab. Mungkin nanti ada sesi berikutnya yang berkenaan dengan masalah tuntutan konsumen," kata Kuasa Hukum PT Kampoeng Kurma Nusyirwan dalam konferensi persnya di Kantor PT Kampoeng Kurma, Jalan Pangeran Asogiri, Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (13/11/2019).

Kuasa Hukum Kampoeng Kurma Nusyirwan (tengah). (Foto: Koran SINDO/Haryudi).

Mengenai tuntutan refund, Nusyirwan juga mengelak. Dia mengaku, hal tersebut tidak untuk dibahas dalam konferensi pers sekarang.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
20 jam lalu

Terungkap! Ini Alasan Ruben Onsu Ngutang Rp3,5 Miliar hingga Jadi Tersangka

21 jam lalu

Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara usai Jadi Tersangka, Pastikan Tak Akan Kabur!

21 jam lalu

Ruben Onsu Ingin Damai usai Jadi Tersangka, Siap Bayar Utang Rp3,5 Miliar!

1 hari lalu

Lisa Mariana Sibuk Bagi-Bagi Nasi Kotak usai Jadi Tersangka Kasus Penipuan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal