Tim gabungan melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi area kebakaran untuk mencegah api meluas. Upaya kemudian dilanjutkan dengan pembasahan di area yang telah terbakar guna mencegah munculnya kembali titik api.
"Hingga Sabtu (12/9), tim gabungan masih melakukan pemantauan terhadap sisa asap dan pembasahan di lokasi terdampak," tuturnya.
Penanganan melibatkan BPBD Provinsi Kalimantan Utara, BPBD Kabupaten Bulungan, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BPBPK, KPH Kabupaten Bulungan, unsur Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai Kalimantan V, TNI AD, serta Polda Kalimantan Utara.
BNPB mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi yang dapat meningkatkan risiko karhutla.
"Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada petugas atau pemerintah daerah apabila melihat titik api maupun kejadian kebakaran agar dapat segera ditangani dan tidak meluas," ujar Berton.