Kasus Korupsi Bansos Kemensos, KPK Temukan Dugaan Penyelewengan Distribusi Bantuan

Arie Dwi Satrio
Ilustrasi bansos (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan penyelewengan distribusi bansos beras. KPK mendalami adanya distribusi bansos beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020-2021 yang tidak tepat sasaran.

KPK mendalami penyaluran atau distribusi bansos yang tidak tepat sasaran tersebut lewat empat saksi. Keempat saksi itu yakni pensiunan PT Bhanda Ghara Reksa (BGR), Guswandri; PIC BGR Divre Bandung tim penyaluran BSB wilayah 4 Jawa Barat, Rudi Yanto serta dua Pendamping Sosial PKH, Deden Syamsul Arif dan Dodi Aristia.

"Para saksi hadir dan tim penyidik masih melakukan pendalaman antara lain terkait awal perencanaan hingga pendistribusian bansos yang diduga tidak sesuai dengan peruntukannya," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Rabu (12/7/2023).

KPK saat ini sedang menyidik kasus dugaan korupsi penyaluran bansos beras untuk KPM PKH tahun 2020-2021 di Kemensos. Kerugian keuangan negara akibat kasus ini diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

KPK dikabarkan telah menetapkan enam orang sebagai tersangka terkait kasus ini. Mereka yakni mantan Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), M Kuncoro Wibowo yang juga pernah menjabat Dirut PT Bhanda Ghara Reksa (BGR). Kemudian, Budi Susanto; April Churniawan; Ivo Wongkaren; Roni Ramdani serta Richard Cahyanto.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

KPK Bawa 2 Koper Berisi Dokumen ke Praperadilan Yaqut, Buktikan Penetapan Tersangka Sah

Nasional
2 hari lalu

KPK Segera Panggil Suami dan Anak Fadia Arafiq terkait Aliran Uang Korupsi Pengadaan Outsourcing

Nasional
2 hari lalu

Sekjen DPR Indra Iskandar Ajukan Praperadilan Lagi, Gugat Penetapan Tersangka KPK

Nasional
2 hari lalu

KPK Sita 5 Mobil dari Kantor Bea Cukai terkait Kasus Suap Impor, Ini Penampakannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal