Kasus Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 136 Orang, Terbanyak Berasal dari Empat Negara Ini

Binti Mufarida
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi. (Foto: Istimewa).

Dia mengungkapkan, varian Omicron memiliki tingkat penularan tinggi dengan risiko sakit berat rendah. Masyarakat diimbau agar tetap waspada karena situasi dapat berubah dengan cepat. 

Upaya pencegahan dan pengendalian serta mitigasi lainnya harus diminta tetap berjalan. Selain itu dia menghimbau agar masyarakat menahan diri tidak bepergian ke negara-negara dengan transmisi penularan Omicron yang sangat tinggi.

“Jangan egois, harus bisa menahan diri untuk tidak bepergian dulu ke negara dengan transmisi penularan Covid-19 yang sangat tinggi seperti Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kemenkes Ungkap Kualitas Udara di 25 Wilayah Terdampak Karhutla, Pontianak Status Berbahaya

5 hari lalu

Tak Hanya Operasi Tulang, Persalinan hingga Cuci Darah Dikerjakan di RS Lapangan NTT

5 hari lalu

Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

5 hari lalu

Lebih dari 10 Korban Patah Tulang Gempa NTT Sudah Dioperasi di RS Lapangan, Ini Datanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal