Kasus Pengadaan BHS, KPK Tahan Mantan Dirut PT INTI Darman Mappangara

Ilma De Sabrini
Mantan direktur utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara (DMP) ditahan KPK. (Foto: Antara)

KPK juga menduga Taswin Nur selaku staf PT INTI memberikan suap sebesar 96.700 dolar Singapura kepada Andra. Uang itu diduga sebagai pelicin agar PT INTI mengerjakan proyek BHS di enam bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II.

Proyek yang bernilai Rp86 miliar itu diduga ada campur tangan Andra yang mempercepat teken kontrak antara PT Angkasa Pura Propertindo (PT APP) dengan PT INTI dengan penunjukan langsung. Padahal penunjukkan langsung tersebut menyalahi aturan.

Andra juga menaikan DP dari 15 persen menjadi 20 persen untuk modal PT. INTI yang memiliki kendala cash flow.

Atas perbuatannya Darman disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

KPK Hibahkan Aset Rampasan Koruptor Rp16,3 Miliar ke Pemprov Jabar, Ini Daftarnya 

Nasional
6 jam lalu

Warga Pati Rayakan Sudewo Kena OTT, Tumpengan di Kantor KPK

Nasional
10 jam lalu

KPK Temukan Celah Korupsi Pajak Sawit, Selisih Data Lahan Potensi Rugikan Negara

Nasional
1 hari lalu

Eks Menag Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK: Penetapan Tersangka Didasarkan Kecukupan Alat Bukti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal