Kasus Penyadapan Prabowo hingga Ketum Parpol, PKB Minta DPR Bentuk Pansus

Felldy Aslya Utama
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Abdullah mendesak pembentukan Pansus Penyadapan untuk mengusut dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara. (Dok. DPR)

Menurutnya, proses hukum saja belum cukup untuk menjawab seluruh persoalan. DPR perlu menelusuri kemungkinan adanya celah regulasi, lemahnya pengawasan, hingga penyalahgunaan perangkat dan kewenangan penyadapan.

"Pansus harus memastikan apakah penyadapan ini dilakukan atas dasar kepentingan negara atau justru untuk kepentingan pribadi, kelompok, maupun tujuan tertentu yang melanggar hukum. Kita harus membedakan secara tegas penyadapan yang sah untuk kepentingan penegakan hukum dan keamanan negara dengan penyadapan ilegal yang melanggar hak warga negara," katanya.

Abdullah berharap pansus penyadapan melibatkan anggota DPR dari berbagai fraksi dan komisi secara proporsional. Dengan demikian, pengawasan diharapkan berjalan objektif, independen dan menyeluruh.

Dia menilai keterlibatan lintas komisi diperlukan karena kasus penyadapan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga keamanan negara, teknologi informasi, komunikasi, dan perlindungan hak masyarakat.

Abdullah juga mengusulkan sejumlah fokus kerja pansus. Di antaranya mengungkap jumlah pasti korban dan pihak yang menjadi sasaran penyadapan, serta menelusuri pihak yang menginisiasi, memerintahkan, membiayai, dan menjalankan aktivitas tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 jam lalu

Komisi III DPR Panggil Kapolri Pekan Depan, Bahas Kasus Penyadapan Prabowo

21 jam lalu

Bahlil Siapkan Somasi dan Jalur Hukum atas Tuduhan Penyadapan Presiden

22 jam lalu

Said Iqbal Tak Ambil Pusing Jadi Target Penyadapan Listyo Sigit cs: Risiko Perjuangan

24 jam lalu

Menkop Ferry Juliantono: Penyadapan Listyo Sigit cs Percobaan Makar dan Pengkhianatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal